10 Jenis Fobia Terhadap Lingkungan

Menikmati pemandangan pegunungan yang hijau tentunya sangat menyenangkan dan membuat Anda relaks. Tetapi ternyata tidak semua orang merasa demikian, beberapa orang yang mengalami fobia terhadap lingkungan akan merasa resah, gemetar dan berusaha menghindari pemandangan tersebut.

Fobia terhadap lingkungan mungkin terdengar lucu, tetapi bagi penderitanya, hal tersebut merupakan mimpi buruk. Sebagian besar fobia yang tidak rasional atau ketakutan yang disebabkan oleh pengalaman traumatis dapat diatasi dengan teknik terapi dan relaksasi. Sehingga Anda dapat kembali mendekatkan diri dengan alam.

Berikut 10 jenis fobia karena lingkungan seperti dilansir dari mnn, Senin (14/5/2012) antara lain:

1. Limnophobia
Akan sangat menyenangkan jika Anda dapat piknik di pinggir danau, berenang dan naik perahu bersama keluarga. Tapi orang yang menderita limnophobia akan enggan pergi ke danau atau rawa. Bahkan seluruh tubuhnya akan bergetar jika menyentuh air.

Limnophobia bukan hanya enggan mengunjungi tempat-tempat tersebut, tetapi lebih merupakan ketakutan memakan ikan atau sumber makanan lain yang terdapat pada danau, rawa atau laut karena rasa takut membayangkan tubuhnya berada dalam air keruh seperti rawa-rawa, danau dan tambak ikan.

2. Hylophobia
Dalam dongeng dan film, hutan dapat menjadi tempat yang sangat menakutkan. Orang yang menderita hylophobia akan gemetar jika masuk ke hutan karena membayangkan tersesat di hutan dan dikejar oleh binatang liar atau diintai oleh pembunuh yang bersembunyi di balik setiap pohon. Fobia serupa yang meras diteror di malam hari disebut nyctohylophobia.

3. Agrizoophobia
Penderita fobia ini tidak bisa pergi ke kebun binatang, memiliki hewan peliharaan, atau bahkan menonton pertunjukan sirkus karena merasa dihantui oleh teror keganasan hewan-hewan liar.

4. Heliophobia
Orang yang menderita heliophobia akan melakukan apa saja untuk menghindari sinar matahari. Ketakutan mereka mungkin timbul dari kekhawatiran tentang kanker kulit atau bahkan kecemasan tentang ledakan matahari raksasa. Apa pun penyebabnya, orang dengan rasa takut yang tidak masuk akal dari sinar matahari sering menunjukkan beberapa perilaku aneh, seperti menutup jendela mereka, mengenakan pakaian pelindung jika mereka harus pergi ke luar, dan bahkan menolak untuk pergi keluar sama sekali.

5. Doraphobia
Ketakutan yang tidak semestinya terhadap bulu sering diawali dari jijik terhadap binatang berbulu. Sehingga akan merasa takut jika melihat orang memakai mantel bulu atau karpet dengan tekstur kulit binatang karena perasaan khawatir akan diserang oleh binatang.

6. Aeroacrophobia
Mirip dengan takut terhadap ketinggian, penderita aeroacrophobia akan gemetar dan mengeluarkan keringat dingin saat melihat pemandangan terbuka yang luas dari puncak gunung, tebing dan tempat di ketinggian. Rasa takut yang tidak masuk akal akan tempat tinggi yang terbuka dan yang sering disertai vertigo, membuat penderita memilih untuk tinggal dan berlibur di wilayah geografis yang datar, menghindari naik pesawat terbang, dan bahkan mungkin menghindari foto yang diambil dari tempat yang lebih tinggi.

7. Ancraophobia
Penderita ancraophobia takut akan hembusan angin yang cukup kencang karena mengingatkan potensi angin untuk membunuh dan menghancurkan. Ancraophobia sering bersembunyi ketika ada hembusan angin dan bahkan mungkin menghindari hal-hal yang mengingatkannya terhadap angin, seperti layang-layang atau gelombang laut.

8. Entomophobia
Entomophobes adalah kedaan dimana seseorang akan merasa ketakutan ketika melihat serangga merayap atau berdengung di dekatnya. Kebanyakan penderita entomophobia menghindari keluar rumah sama sekali dan menghabiskan waktu dan uang untuk melindungi rumahnya dari gangguan serangga. Fobia terhadap serangga antara lain yaitu fobia terhadap rayap (isopterophobia), ngengat (mottephobia), kutu (pediculophobia), dan tawon (spheksophobia).

9. Anablephobia
Anablephobia secara harfiah berarti takut melihat ke atas. Penderita anablephobia takut untuk melihat langit karena merasa benda langit akan jatuh menimpanya.

10. Athophobia
Kebanyakan orang menyukai bunga dengan warna dan aromanya. Tetapi penderita athophobia akan muntah saat melihat bunga mawar atau juga terserang vertigo ketika berjalan di padang rumput yang ditumbuhi bunga liar. Hal ini terjadi karena anggapan bahwa jenis bunga tertentu mungkin melambangkan kejahatan yang mengerikan atau bunga mengingatkan terhadap sengatan lebah yang tersembunyi dalam kelopak bunga.

sumber : detikhealth.com

 

11 Rasa Nyeri yang Dapat Diatasi dengan Makanan

Orang kadang merasakan nyeri pada tubuhnya yang dapat mengganggu aktivitas sehari-harinya. Anda dapat mengatasi beberapa rasa nyeri dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan tertentu yang dapat mengurangi rasa sakit.

Berikut 11 jenis kondisi tubuh yang dapat diatasi dengan makanan seperti dikutip dari ivillage, Senin (9/4/2012) antara lain:

1. Sesak nafas, makanlah cabai
Sesak nafas yang dipicu oleh udara dingin, infeksi sinus, alergi atau parfum rekan kerja Anda yang terlalu menyengat dapat diatasi dengan mengonsumsi cabai.

“Cabai mengandung capsaicin, yaitu senyawa tanaman yang dapat melebarkan pembuluh darah di hidung, membantu meringankan peradangan dan infeksi sinus bahkan cara kerjanya lebih cepat dari semprotan hidung dekongestan,” kata Teresa Graedon, Ph.D., salah satu penulis buku The People’s Pharmacy Quick and Handy Home Remedies.

Penelitian membuktikan bahwa dua sendok teh cabai sehari dapat mengurangi nyeri karena sesak nafas. Anda dapat menambahkan cabai ke dalam makanan, jika Anda kesulitan untuk menelan langsung.

2. Sakit gigi, kunyahlah cengkeh
“Jika Anda menderita nyeri karena sakit gigi yang sifatnya sementara dan tidak perlu mendapatkan penanganan dokter, Anda dapat mengunyah satu atau dua siung cengkeh dengan lembut untuk meringankan sakit gigi dan radang gusi selama dua jam,” kata peneliti UCLA.

Minyak cengkeh mengandung senyawa kimia yang disebut eugenol yang mampu meredam nyeri. Kandungan eugenol dalam cengkeh hampir lima kali lebih banyak daripada tanaman lain,” kata peneliti di University of Georgia di Athena.

3. Nyeri perut karena lapar, makanlah apel
“Lima gram serat dalam apel dapat mengurangi rasa lapar dan membantu Anda makan dengan porsi lebih sedikit dari biasanya,” kata para peneliti dari Pennsylvania State University.

Untuk mendapatkan sensasi kenyang karena serat apel, Anda harus makan apel yang utuh, bukan menggantinya dengan saus apel atau minum jus apel karena asupan serat yang dimiliki tidak sebanyak apel utuh.

4. Nyeri perut karena PMS, makanlah semangkuk sayur buncis, sepotong roti gandum dan segelas susu rendah lemak

“Seminggu sebelum menstruasi, Anda harus makan makanan yang berserat tinggi dan kaya protein yang akan membantu menstabilkan gula darah Anda. Itu penting karena gula darah berpengaruh terhadap PMS,” kata Diana Taylor, RN, Ph.D., dan penulis buku Taking Back the Month.

Dalam penelitian terbaru, wanita yang mengonsumsi susu rendah lemak memiliki risiko lebih rendah menderita PMS, mungkin karena PMS dipicu oleh tingkat darah yang rendah kalsium dan vitamin D.

5. Migrain, makanlah semangkuk oatmeal dengan almond dan minum secangkir teh hijau

Oatmeal dan almond keduanya kaya akan magnesium. Orang yang menderita migrain dan tegang di kepala memiliki tingkat mineral yang rendah dan memerlukan magnesium,” kata Dave Grotto, seorang ahli gizi.

Teh hijau kaya akan antioksidan yang memiliki efek anti-inflamasi yang dapat meredam rasa nyeri di kepala karena migrain. Anda juga dapat meneguk secangkir teh hijau di tengah migrain, karena kafein bertindak sebagai obat migrain yang alami.

6. Perut kembung, makanlah jahe
“Jahe adalah salah satu penguat pencernaan yang paling efektif,” kata peneliti di India’s Central Food Technological Research Institute. Dua potong manisan jahe atau secangkir teh herbal dapat meredakan perut kembung dan gangguan usus.

Jahe diperkaya dengan gingerol dan kurkumin yang dapat memecah protein dan lemak dengan cepat sehingga dapat membantu melarutkan gelembung gas, mencegah kejang otot yang menyakitkan di dinding usus.

7. Sakit tenggorokan, makanlah madu
Penelitian di Univercity of Amsterdam menunjukkan bahwa, satu sendok makan dua kali sehari dapat membasmi kuman yang menyebabkan sakit tenggorokan dalam waktu 48 jam.

Campurlah madu alami ke dalam teh, kopi dan minuman lainnya atau Anda juga dapat menikmatinya langsung dari sendok. Madu alami juga kaya akan enzim tanaman, yang mengurangi peradangan jaringan dan mempercepat penyembuhan.

8. Perut mulas, makanlah pisang
“Makan pisang ketika perut mulas dapat menenangkan rasa sakit dalam waktu 30 menit. Pisang dapat mencegah kelebihan produksi asam dan mengurangi jumlah asam lambung yang mengotori kerongkongan,” kata Teresa Graedon, Ph.D., penulis buku The People’s Pharmacy Quick and Handy Home Remedies.

9. Sembelit, makanlah roti gandum
“Makan roti gandum dapat mengurangi sembelit lebih efektif daripada obat pencahar. Gandum mengandung arabinoxylan, sebuah polisakarida yang meningkatkan kemampuan perut untuk memperlancar pencernaan,” kata para peneliti di Finland’s University of Helsinki.

10. Diare, makanlah yoghurt
Studi di Finland’s University of Tampere menunjukkan bahwa hingga 75 persen dari penderita disebabkan karena tidak memiliki cukup bakteri probiotik yang hidup di usus.

“Anda perlu bakteri baik tersebut untuk membantu mencerna makanan dan menyerap cairan dengan baik,” jelas Jeanne Drisko, MD, seorang profesor kedokteran University of Kansas Medical Center.

“Dosis tinggi dari gula yang ditemukan dalam yoghurt yang dijual di pasaran dapat memperburuk masalah usus dengan memicu pertumbuhan jamur usus. Pilihlah yoghurt yang murni dan tambahkan buah untuk memeperkaya rasa,” kata peneliti di California’s Stanford University.

11. Pusing, makanlah telur
“Telur yang dikemas dengan N-asetil-sistein (NAC), sejenis asam amino dapat membantu meringankan sakit kepala, mual dan kelelahan,” kata para peneliti di Chicago Northwestern University.

Penelitian mereka menunjukkan bahwa NAC memperlambat penyerapan alkohol melalui selaput lambung dan usus kecil, ditambah lagi membantu mempercepat pemecahan alkohol dalam hati.

 

sumber : detikhealth.com

 

Kapan Orang yang Demam Perlu ke Dokter?

lu biasa yang seringkali menyebabkan demam dapat hilang dalam waktu seminggu atau dua minggu. Tapi jika gejala flu menetap atau memburuk, maka mungkin seseorang perlu ke dokter. Flu adalah infeksi virus yang sangat menular dari hidung dan tenggorokan.

Flu biasa disertai dengan gejala, antara lain hidung mampet, pilek, bersin, sakit tenggorokan, batuk, demam ringan dan sakit kepala. Semua gejala tersebut biasanya dapat hilang dalam waktu 14 hari, dengan atau tanpa pengobatan.

Jika demam atau flu berlangsung lebih lama dari 2 minggu atau kambuh lagi mungkin kondisi tersebut dapat merupakan alergi, sinusitis, atau infeksi sekunder lainnya.

“Demam adalah gejala yang cukup penting. Flu biasanya berhubungan dengan demam. Orang dewasa dengan demam 102 derajat F (39 derajat C) atau lebih tinggi dan anak-anak dengan demam 103 derajat F (39,5 derajat C) dan lebih tinggi, harus ke dokter,” kata Dr Norman Edelman, kepala medis untuk American Lung Association.

“Jika bayi yang berusia kurang dari 3 bulan dan mengalami demam lebih dari 100 derajat F (37,8 derajat C) harus segera dibawa ke dokter,” kata Dr Carlos Lerner, seorang dokter anak dari Mattel Children’s Hospital di University of California, Los Angeles.

Flu dan demam dapat melemahkan daya tahan tubuh dan membuat rentan terhadap masalah kesehatan mulai dari infeksi telinga, infeksi sinus, radang tenggorokan, bronkitis dan pneumonia. Sakit kepala, demam dan nyeri sinus dapat menunjukkan infeksi sinus yang membutuhkan pengobatan.

“Jika memiliki gejala seperti sakit yang menusuk di dada, batuk dengan dahak berwarna, demam atau sesak napas mungkin dapat merupakan tanda pneumonia dan harus segera ke dokter. Jika gejala datang dengan cepat, maka harus segera mencari perawatan medis,” kata Dr Ross mengatakan.

Kapan kira-kira orang yang mengalami gejala demam perlu ke dokter?

Berikut panduan dari American Academy of Family Physicians mengenai gejala demam dan flu yang perlu diperhatikan seperti dikutip dari EverydayHealth, Minggu (1/4/2012) antara lain:

Pada anak-anak:

1. Demam tinggi, atau demam yang berlangsung lebih dari 3 hari
2. Gejala yang berlangsung selama lebih dari 10 hari
3. Kesulitan bernapas, bernapas sangat cepat atau mengi
4. Warna kulit kebiruan
5. Sakit telinga
6. Perubahan kondisi mental, seperti lekas marah atau kejang
7. Gejala flu seperti membaik, tetapi kambuh dengan demam dan batuk yang lebih buruk
8. Memburuknya kondisi medis yang kronis, seperti diabetes atau penyakit jantung

Pada orang dewasa:

1. Demam tinggi berkepanjangan
2. Gejala yang berlangsung selama lebih dari 10 hari atau lebih buruk
3. Kesulitan bernapas atau sesak napas
4. Rasa sakit atau tekanan di dada
5. Pingsan atau perasaan seperti akan pingsan
6. Kebingungan atau disorientasi
7. Muntah parah atau berkelanjutan
8. Sakit parah di wajah atau dahi
9. Suara serak, sakit tenggorokan atau batuk yang tidak akan hilang setelah 10 hari.

 

sumber : detikhealth.com

 

3 Jenis Vitamin Populer yang Bisa Membahayakan Kesehatan

Vitamin telah dipuja-puja sekian lama sebagai zat yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Perusahaan-perusahaan obat pun beramai-ramai mengeluarkan produk suplemen vitamin yang sampai sekarang masih diyakini manfaatnya. Nyatanya, beberapa jenis vitamin justru bisa berakibat buruk bagi tubuh.

“Ada 50 penelitian berskala besar mengenai suplemen, dan tidak satu pun yang menunjukkan manfaatnya untuk mengatasi penyakit jantung atau kanker. Saya tidak mengerti, mengapa banyak orang masih meminum vitamin ini?” kata David Agus, dokter dan penulis buku ‘The End of Illness’ yang juga menjabat sebagai direktur Pusat Pengobatan Molekuler Terapan University of Southern California dan direktur Westside Norris Cancer Center di University of Southern California.

Beberapa dokter lainnya juga mengibaratkan membeli vitamin itu seperti membuang uang ke dalam toilet. Sebab, jika tubuh mendapatkan vitamin tertentu lebih dari yang diperlukan, tubuh akan mengeluarkan kelebihannya lewat urin. Dalam setahun, warga Amerika menghabiskan sekitar 28 miliar US Dolar atau sekitar 256.8 triliyun untuk membeli suplemen makanan, termasuk vitamin dan suplemen herbal.

“Bahkan beberapa orang rela menghabiskan uangnya yang justru dapat meningkatkan risiko kesehatannya sendiri tanpa disadari. Kebanyakan orang berpikir meminum banyak suplemen akan lebih baik, tapi lain halnya dengan vitamin,” kata Dee Sandquist, ahli diet dan juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics di Amerika Serikat.

Seperti dilansir US News, Senin (12/3/2012), berikut adalah tiga suplemen vitamin terpopuler yang justru bisa berbahaya bagi tubuh.

Suplemen vitamin E
Banyak orang meyakini bahwa vitamin E ampuh untuk mencegah kanker. Pada tahun 2001, National Cancer Institute di Amerika Serikat melakukan penelitian untuk menguji apakah vitamin E dapat menurunkan risiko kanker prostat. Namun temuan mengungkapkan bahwa pria yang mengkonsumsi vitamin E justru memiliki kemungkinan 17 persen lebih tinggi terserang kanker prostat.

Vitamin E merupakan faktor kunci dalam fungsi kekebalan tubuh dan komunikasi sel. Vitamin ini paling bagus diperoleh dalam makanan seperti biji gandum, biji bunga matahari, dan brokoli. Namun efeknya akan memburuk jika diminum secara teratur dalam dosis tinggi. Seperti halnya banyak vitamin lain, vitamin E akan kehilangan manfaatnya jika diminum berlebihan.

Vitamin A
Vitamin A baik untuk menjaga ketajaman penglihatan dan ditemukan pada produk hewan dan nabati. Vitamin A juga penting untuk kesehatan reproduksi, kesehatan tulang, dan fungsi kekebalan tubuh. Suplemen vitamin A penting bagi orang pengidap penyakit yang menghambat penyerapan lemak, seperti penyakit celiac, penyakit Crohn, dan gangguan pankreas.

Kelebihan vitamin A dapat berubah menjadi racun di dalam tubuh. Meminum vitamin A lebih dari yang dibutuhkan tubuh dari waktu ke waktu dapat menyebabkan penyakit hati yang serius, cacat lahir, dan gangguan sistem saraf pusat.

Jenis vitamin A yang disebut beta-karoten juga diduga membantu mencegah kanker, tapi hanya jika diperoleh lewat makanan. Dalam bentuk pil, beta karoten justru berbahaya. Penelitian menemukan bahwa pria perokok yang mengkonsumsi suplemen beta-karoten memiliki kemungkinan 18 persen lebih besar mengalami kanker paru-paru dan memiliki kemungkinan 8 persen meninggal.

Gerard Mullin, direktur layanan integratif nutrisi pencernaan di Rumah Sakit Johns Hopkins dan penulis buku ‘The Inside Tract: Your Good Gut Guide to Great Digestive Health’ telah banyak merawat pasien yang terserang kerusakan hati karena overdosis vitamin A. Menurutnya, banyak orang yang tidak tahu bahwa overdosis vitamin A bisa berbahaya. Pasien-pasiennya itu sempat berpikir bahwa vitamin A dapat melawan infeksi.

Vitamin C
Vitamin C diyakini ampuh melawan infeksi. Berbagai suplemen dan tablet hisap vitamin C telah menjadi konsumsi yang umum di masyarakat. Padahal, fungsi perlindungan dalam sistem kekebalan tubuh hanya diperoleh dari vitamin C yang alami. Dasar ilmiah yang mendukung penggunaan suplemen vitamin C secara rutin untuk mengatasi pilek sangat lemah. Tidak ada bukti bahwa vitamin C dapat mencegah pilek.

Tidak seperti vitamin A, vitamin C larut dalam air. Artinya, jika mengkonsumsi lebih dari yang dibutuhkan tubuh, kelebihannya dapat dikeluarkan tanpa menyebabkan maslaah. Namun beberapa efek samping seperti diare, kram perut, dan mual dapat terjadi.

“Pada dosis cukup tinggi, vitamin C bisa menyebabkan batu ginjal. Asupan vitamin C lebih dari 500 miligram per hari sudah cukup untuk dapat menimbulkan masalah. Jumlah ini hanya setengah dari produk 1 gram vitamin C. Kasus ini memang jarang terjadi, tetapi pernah ada,” kata Mullin.

Asupan harian maksimum vitamin paling baik diperoleh dari kombinasi makanan dan suplemen. Meminum lebih dari jumlah yang direkomendasikan akan menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih besar dibandingkan manfaatnya.

sumber : detikhealth.com

 

8 Tempat di Mall yang Paling Banyak Kuman

Saat libur dan akhir pekan tempat yang ramai dikunjungi bisa jadi adalah tempat yang paling tidak sehat. Kuman-kuman dan bakteri dari banyak orang akan berkumpul di situ.

“Di mana saja orang berkumpul, di situlah penuh dengan bakteri dan virus. Pusat perbelanjaan yang ramai adalah contoh yang sempurna,” kata Philip Tierno, Ph.D., direktur klinis mikrobiologi dan imunologi di New York University Medical Center Langone.

Beberapa area yang ditengarai banyak berkumpulnya kuman penyakit seperti dilansir CNNHealth.com, Minggu (27/11/2011), antara lain:

1. Toilet
“Daerah paling kotor di seluruh mal adalah wastafel. Bakteri seperti E. coli menumpuk di keran karena orang-orang menyentuhnya tepat setelah menggunakan toilet. Wastafel adalah lingkungan yang lembab, sehingga bakteri dapat bertahan hidup lebih lama di sana,,” kata Charles Gerba, Ph.D., profesor mikrobiologi lingkungan di University of Arizona.

Perhatikan juga dispenser sabun, bukan hanya karena disentuh oleh banyak tangan yang kotor, tapi sabun sendiri adalah pelabuhan kuman. Tim Gerba menguji dispenser sabun cair isi ulang di kamar mandi umum, mereka menemukan bahwa satu dari empat dispenser sabun mengandung bakteri dalam taraf yang tidak aman.

Cucilah tangan sampai bersih setelah menggunakan toilet umum dengan sabun sampai berbusa setidaknya selama 20 detik, lalu bilas sampai bersih. Gunakan tissue untuk mematikan air dan membuka pintu. Jika tidak ada sabun atau tissue, bunuhlah kuman dengan pembersih tangan yang mengandung alkohol.

2. Tempat makan
“Ketika melihat meja yang sudah dilap, bukan berarti meja tempat makan sudah bersih. Kain dapat menyebarkan bakteri berbahaya seperti E. coli jika tidak dicuci secara teratur,” kata panelis Elaine Larson, Ph.D., profesor epidemiologi di Sekolah Kesehatan Masyarakat Mailman di Universitas Columbia.

Selalu siapkan tisu desinfektan di tas sehingga dapat mengelap meja sebelum diduduki. Disenfektan atau bahan lain yang mengandung alkohol dapat digunakan untuk membunuh kuman, bukan hanya menyeka kotoran.

3. Pegangan eskalator
“Dalam pengujian, kami telah menemukan sisa makanan, E. coli, urine, lendir, kotoran, dan darah di pegangan tangan eskalator. Dan di mana ada lendir, virus pilek dan flu juga dapat ditemukan. Kami telah menemukan cairan sisa pernapasan pada pegangan tangan. Orang yang batuk ke tangannya lalu menyentuh pegangan tangan,” kata Gerba.

Hindari menyentuh pegangan tangan eskalator, kecuali jika benar-benar harus. Namun pastikan untuk menyemprotkan pembersih tangan sesudahnya.

4. Tombol ATM
Setelah mengetes 38 ATM di pusat kota Taipei, para peneliti di China menemukan bahwa masing-masing tombol mengandung rata-rata 1.200 kuman dan mikroba penyakit seperti E. coli dan virus flu. Yang paling banyak mengandung kuman adalah tombol ‘Enter’ karena semua orang harus menyentuhnya.

Ketuklah tombol ATM untuk menghindari kuman hinggap ujung jari agar tidak mudah masuk ke hidung dan mulut. Dan pastikan untuk mencuci tangan atau menggunakan pembersih tangan sesudahnya.

5. Toko mainan
“Toko mainan sebenarnya dapat lebih penuh kuman daripada area bermain, komidi putar, dan zona ramah anak. Anak-anak menjilati mainan, meletakkan mainan di kepala, dan menggosokkannya di wajah. Barang-barang yang tidak jadi dibeli dikembalikan ke rak, di mana anak-anak lainnya akan menyentuhnya,” kata Tierno.

Jika membeli mainan, usaplah mainan yang tidak dimasukkan dalam kotak tertutup dengan sabun, alkohol, atau cuka sebelum memberikannya kepada anak. Dan gunakan pembersih tangan setelah menyentuh mainan.

6. Kamar Ganti atau Kamar pas
“Setelah orang mencoba pakaian, sel-sel kulit mati dan keringat dapat menumpuk di dalam kamar pas. Keduanya dapat mendukung pertumbuhan bakteri. Bahkan seseorangb dapat dihinggapi bakteri yang tahan antibiotik seperti MRSA (methicillin-resistant Staphylococcus aureus) hanya dengan mencoba pakaian,” kata Tierno.

Selalu gunakan pakaian dalam ketika mencoba memakai pakaian yang menyentuh alat kelamin atau dubur. Perbanlah luka atau goresan sebelum mencoba pakaian. Lluka yang terbuka dapat menjadi pintu masuk bakteri berbahaya. Dan pastikan mencuci pakaian baru sebelum dipakai.

7. Toko gadget
Saat sedang bermain-main dengan smartphone baru, kuman dari ribuan orang yang telah mencoba sebelumnya dapat hinggap di tangan. “Kebanyakan toko akan membersihkan barang-barang jualannya. Tetapi pasti akan menjadi tidak bersih kembali setelah setiap kali digunakan,” kata Tierno.

Sebuah penelitian yang diterbitkan tahun lalu dalam Journal of Applied Mikrobiologi menemukan bahwa virus mudah menyebar pada permukaan kaca seperti layar iPad atau smartphone dan ujung jari.

Sebuah laporan baru-baru ini menemukan bahwa satu dari empat iPad yang dipajang di dua toko Apple di New York City mengandung Staphylococcus aureus, penyebab infeksi Staph yang paling umum penyebab ruam kulit. Belum terhitung kuman pilek dan flu yang mungkin bersembunyi.

Sebelum mencoba gadget terbaru, segera seka dengan desinfektan. Dan gunakan pembersih tangan setelah selesai.

8. Sampel Kosmetik
Ketika mengunjungi ke counter make up, infeksi Staphylococcus dapat masuk dari lipstik warna terbaru. Sebuah penelitian tahun 2005 menemukan bahwa sebanyak 67% hingga 100% dari counter sampel make up terkontaminasi dengan bakteri seperti Staphylococcus dan E. coli.

“Penelitian ini menunjukkan kepada kita bahwa seseorang yang sedang sakit atau setelah dari kamar mandi tidak mencuci tangannya dan kemudian menyentuh sampel,” kata Tierno.

Hindari menggunakan sampel makeup untuk digunakan pada bibir, mata, atau wajah. Mintalah sampel yang sekali pakai, jadi orang yang hendak mencoba dapat membuka, mencoba, dan membuangnya. Jika tidak tersedia, gunakan tisu untuk menyeka sampel dan kemudian gunakan produk ke punggung tangan.

Kunci untuk melawan bakteri selain menjaga kebersihan adalah dengan menjaga tubuh dalam kondisi bugar. Tubuh yang bugar akan memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga meredam kuman-kuman yang masuk ke tubuh dari sekitar kita.

 

sumber : detikhealth.com

 

7 Penyakit Manusia yang Ditularkan dari Hewan

Manusia seringkali memanfaatkan hewan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Meskipun berbeda spesies, bukan berarti penyakit yang diidap hewan tidak dapat menular ke manusia. Fenomena ini disebut zoonosis.

Kebersihan adalah kunci utama menghindari infeksi penyakit dari hewan ini. Tidak semua penyakit bisa ditularkan, tapi beberapa penyakit yang bisa ditularkan kabanyakan bebahaya bagi manusia.

Tujuh penyakit yang bisa ditularkan hewan kepada manusia seperti dilansir Health24.com, Kamis (17/11/2011) antara lain:

1. Toksoplasma
Menyentuh tinja kucing adalah celah dimana toksoplasmosis menyerang manusia. Cucilah tangan setelah menyentuh kotoran kucing. Ibu hamil harus sangat berhati-hati sebab infeksi toxoplasma dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir mati, atau kecacatan pada bayi yang dikandung.

2. Avian influenza
Avian influenza atau flu burung disebabkan oleh virus yang ditemukan pada burung yang terinfeksi. Tak hanya burung, hewan sebangsa unggas juga bisa menularkan ayam, bebek atau kalkun.

3. Pes atau sampar
Meskipun tak banyak ditemui saat ini, wabah pes sempat meluluh lantakkan eropa di abad pertengahan. Pes ditularkan dilakukan melalui kutu yang banyak ditemukan tikus rumah dan hewan pengerat lainnya.

4. Salmonella
Memelihara reptil memang eksotis dan unik. Namun di lain hal, sang pemilik sebaiknya sudah bersiap-siap terserang infeksi bakteri salmonella.

5. Ebola
Ebola adalah virus demam berdarah yang parah yang didapatkan karena kontak dengan hewan seperti simpanse, gorila dan bahkan kelelawar yang telah terinfeksi.

6. Giardia
Parasit usus seperti giardia dapat masuk ke dalam tubuh jika air minum terkontaminasi kotoran dari ternak, hewan unggas air atau lainnya.

7. Rabies
Satu gigitan saja dari hewan yang terinfeksi dapat menyebabkan infeksi virus penyebab infeksi otak ini. Untungnya vaksin rabies yang ada saat ini cukup efektif, bahkan ketika diberikan setelah cukup lama terpapar penyakit.

 

 

sumber  : detikhealth.com

Perbedaan Hepatitis A, B dan C

Banyak yang mengira semua Hepatitis adalah penyakit hati yang sama, padahal tiap jenisnya berbeda dan mempunyai daya tular dan daya pengobatan yang berbeda pula. Hepatitis itu ada yang kadarnya ringan seperti Hepatitis A dan yang terberat seperti Hepaitis C. Di Indonesia tiga jenis Hepatitis itu adalah A, B dan C yang disebabkan virus. Apa perbedaan dari 3 hepatitis ini?

Hepatitis merupakan peradangan pada hati yang biasanya disebabkan oleh virus. Hepatitis yang terjadi di Indonesia paling banyak disebabkan oleh virus hepatitis A, B dan C.

Hepatitis A, B dan C sama-sama disebabkan oleh virus, yaitu Hepatitis Virus tipe A (HVA), Hepatitis Virus tipe B (HVB) dan Hepatitis Virus tipe C (HVC). Namun ketiga virus menular dengan media yang berbeda.

Selain Hepatitis A, B dan C, di dunia juga ditemukan Hepatitis D, E, F dan G. Hepatitis D merupakan rekan dari infeksi Hepatitis B dan dapat memperparah infeksi, Hepatitis E hampir menyerupai Hepatitis A yang hanya terjadi di negara-negara berkembang. Sedangkan Hepatitis F baru ada sedikit kasus yang dilaporkan. Untuk virus terbaru Hepatitis G, seringkali terjadi pada infeksi bersamaan dengan Hepatitis B dan atau C.

Berikut perbedaan antara Hepatitis A, B dan C, seperti dilansir Mayoclinic, Rabu (9/11/2011):

Hepatitis A

Penularan virus Hepatitis A atau Hepatitis Virus tipe A (HVA) melalui fecal oral, yaitu virus ditemukan pada tinja. Virus ini juga mudah menular melalui makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi, juga terkadang melalui hubungan seks dengan penderita.

Gejala Hepatitis A biasanya tidak muncul sampai Anda memiliki virus selama beberapa minggu. Hepatitis A sangat terkait dengan pola hidup bersih. Dalam banyak kasus, infeksi Hepatitis A tidak pernah berkembang hingga separah Hepatitis B atau C sehingga tidak akan menyebabkan kanker hati. Meski demikian, Hepatitis A tetap harus diobati dengan baik karena mengurangi produktivitas bagi yang harus dirawat di rumah sakit.

Tanda dan gejala Hepatitis A yaitu:

  1. Kelelahan
  2. Mual dan muntah
  3. Nyeri perut atau rasa tidak nyaman, terutama di daerah hati (pada sisi kanan bawah tulang rusuk)
  4. Kehilangan nafsu makan
  5. Demam
  6. Urine berwarna gelap
  7. Nyeri otot
  8. Menguningnya kulit dan mata (jaundice).

Kasus-kasus ringan Hepatitis A biasanya tidak memerlukan pengobatan dan kebanyakan orang yang terinfeksi sembuh sepenuhnya tanpa kerusakan hati permanen.

Perilaku hidup bersih seperti mencuci tangan pakai sabun sebelum makan dan sesudah dari toilet adalah salah satu cara terbaik untuk melindungi diri terhadap virus Hepatitis A.

Tidak ada pengobatan yang spesifik untuk Hepatitis A, sebab infeksinya sendiri biasanya akan sembuh dalam 1-2 bulan. Namun untuk mengurangi dampak kerusakan pada hati sekaligus mempercepat proses penyembuhan, beberapa langkah penanganan berikut ini akan diberikan saat dirawat di rumah sakit.

1. Istirahat. Tujuannya untuk memberikan energi yang cukup bagi sistem kekebalan tubuh dalam memerangi infeksi.

2. Anti mual. Salah satu dampak dari infeksiHhepatitis A adalah rasa mual, yang mengurangi nafsu makan. Dampak ini harus diatasi karena asupan nutrisi sangat penting dalam proses penyembuhan.

3. Istirahatkan hati. Fungsi hati adalah memetabolisme obat-obat yang sudah dipakai di dalam tubuh. Karena hati sedang mengalami sakit radang, maka obat-obatan yang tidak perlu serta alkohol dan sejenisnya harus dihindari selama sakit.

Pencegahannya untuk Hepatitis A adalah melakukan vaksinasi yang juga tersedia untuk orang-orang yang berisiko tinggi.

Hepatitis B

Hepatitis Virus tipe B (HVB) dapat menular melalui darah dan cairan tubuh manusia yaitu kontak seksual, penularan dari ibu ke janin dalam kandungan dan melalui suntikan atau transfusi darah yang tercemar virus Hepatitis B, seperti pengguna narkoba suntik, pengguna alat kesehatan (jarum, pisau, gunting) yang tidak disterilkan sempurna, tindik, tato, pisau cukur, gunting kuku yang tidak steril.

Berbeda dengan Hepatitis A, virus Hepatitis B pada sebagian orang dapat menyebabkan Hepatitis B kronis, menyebabkan gagal hati, kanker hati atau sirosis yaitu kondisi yang menyebabkan jaringan parut permanen di hati.

Tanda dan gejala Hepatitis B biasanya muncul sekitar 3 bulan setelah terinfeksi dan dapat berkisar dari ringan sampai parah. Tanda dan gejala Hepatitis B hampir sama dengan hepatitis A, yaitu:

  1. Sakit perut
  2. Urine gelap
  3. Demam
  4. Nyeri sendi
  5. Kehilangan nafsu makan
  6. Mual dan muntah
  7. Kelemahan dan kelelahan
  8. Kulit menguning dan bagian putih mata (jaundice).

Kebanyakan orang yang terinfeksi Hepatitis B di saat dewasa sepenuhnya pulih. Namun bayi dan anak-anak jauh lebih mungkin untuk mengembangkan infeksi Hepatitis B kronis. Belum ada obat untuk hepatitis B namun vaksin dapat mencegah penularan penyakit ini.

Penyakit Hepatitis B bukan tidak bisa disembuhkan, namun proses pengobatannya biasanya dilakukan dalam jangka waktu lama atau bahkan seumur hidup. Jika tidak diobati, hepatitis B bisa berkembang menjadi sirosis dan kanker hati.

Pencegahannya seperti Hepatitis A, Hepatitis B bisa dilakukan dengan vaksinasi.

Hepatitis C

Hepatitis C mempunyai tingkat keparahan yang paling tinggi dibanding Hepatitis A dan B. Sama dengan Hepatitis B, Virus hepatitis C ditularkan lewat darah yang jalan utama infeksinya berasal dari transfusi darah atau produk darah yang belum diskrining (pemeriksaan), saling tukar jarum suntik oleh pengguna narkoba suntik (injecting drug user/IDU) serta jarum atau alat tato dan tindik yang tidak steril.

Infeksi virus Hepatitis C juga disebut sebagai infeksi terselubung (silent infection) karena pada infeksi dini seringkali tidak bergejala atau tidak ada gejala yang khas sehingga seringkali terlewatkan. Kebanyakan orang tidak tahu mereka terinfeksi Hepatitis C sampai kerusakan hati muncul atau melalui tes medis rutin.

Jika pun ada gejala, Hepatitis C biasanya hanya menunjukkan gejala seperti flu, yaitu:

  1. Kelelahan
  2. Demam
  3. Mual atau nafsu makan yang buruk
  4. Otot dan nyeri sendi
  5. Nyeri di daerah hati.

Virus hepatitis C adalah virus yang secara genetik amat variatif dan memiliki angka mutasi tinggi, sehingga memungkinkan generasi virus yang beraneka ragam. Akibatnya belum ada vaksin yang berhasil dibuat untuk mencegah infeksi virus hepatitis C.

Sirosis terjadi pada 10-20 persen penderita hepatitis C kronik, dan kanker hati terjadi pada 1-5 persen penderita hepatitis C kronik dalam waktu 20-30 tahun. Serta sekitar 90 persen orang yang baru terinfeksi penyakitnya akan terus berkembang menjadi infeksi kronik.

Untuk Hepatitis C hingga kini belum ada vaksin pencegahnya.

 

sumber : detikhealth.com

Tanda-tanda Orang Kena Diabetes

Banyak pengalaman beberapa orang ketika buang air kecil lalu air seninya dikerubuti semut. Itu adalah salah satu tanda-tanda diabetes yang gampang diketahui. Tapi ada banyak lagi tanda-tanda diabetes yang perlu diwaspadai.

“Kalau seseorang pipisnya dikerubuti semut, itu bisa jadi tanda awal dari penyakit diabetes,” ujar dr Dante Saksono H, SpPD, PhD, saat dihubungi detikHealth.

Kenapa bisa seperti itu?

Menurutnya, seseorang yang memiliki penyakit diabetes maka air seni yang dibuang masih mengandung gula. Ini terjadi karena ketika gula darah yang masuk ke dalam tubuh di proses oleh organ ginjal tidak terserap sempurna oleh tubuh. Kemudian akan dikeluarkan oleh tubuh melalui air seni atau pipis.

“Kalau kadar gulanya dalam darah tinggi, maka hasil saringannya sudah pasti masih mengandung gula atau bersifat manis,” ujar dokter berusia 36 tahun ini.

dr Dante mengatakan sebenarnya diabetes melitus artinya adalah air mancur yang manis, dan air mancur disini dapat diartikan sebagai pipis atau air seni.

Penyakit diabetes adalah gangguan penggunaan glukosa yang terjadi di dalam tubuh. Diabetes tidak terjadi secara begitu saja. Sebelum seseorang didiagnosis menderita diabetes, mereka mengalami fase normal, lalu meningkat menjadi prediabetes dan akhirnya menderita diabetes.

Penyakit ini sering disebut dengan silent killer. Penyakit ini tidak langsung menyebabkan kematian tapi komplikasi yang dihasilkan dari diabetes ini bisa menurunkan kualitas hidup seseorang hingga berakhir dengan kematian.

Jika penderita diabetes bisa mengontrol kadar gula darahnya dengan baik, maka komplikasi yang diakibatkan oleh penyakit ini bisa dicegah. Komplikasi dari diabetes ini bisa menyerang hampir seluruh organ tubuh manusia.

Tanda-tanda seseorang terkena diabetes seperti dilansir dari diabeteslibrary, Selasa (1/11/2011) adalah:

1. Sering buang air kecil
Buang air kecil akan menjadi sering jika terlalu banyak glukosa dalam darah. Jika insulin (yakni hormon yang mengendalikan gula darah) tidak ada atau sedikit maka ginjal tidak dapat menyaring glukosa untuk kembali ke dalam darah. Kemudian ginjal akan menarik tambahan air dari darah untuk menghancurkan glukosa. Hal ini membuat kandung kemih penuh dan membuat seseorang sering pipis.

2. Sering merasa haus
Karena sering buang air kecil, Anda akan menjadi lebih sering haus, karena proses penghancuran glukosa yang sulit maka air di dalam darah tersedot untuk menghancurkannya. Sehingga seseorang perlu minum lebih banyak untuk menggantikan air yang hilang.

3. Berat badan turun cepat
Terutama terjadi pada penderita diabetes tipe 1 (faktor genetik). Pankreas pada penderita diabates berhenti membuat insulin akibat serangan virus pada sel-sel pankreas atau respons autoimun yang membuat tubuh menyerang sel-sel yang memproduksi insulin. Akibatnya tubuh akan kesulitan mencari sumber energi karena sel-sel tidak memperoleh glukosa. Kemudian tubuh mulai memecah jaringan otot dan lemak untuk energi sehingga berat badan terus menyusut.

Pada penderita diabetes tipe 2 (faktor perubahan gaya hidup), penurunan berat badan terjadi secara bertahap dengan peningkatan resistensi insulin sehingga penurunan berat badan tidak begitu terlihat.

4. Merasa lemah dan gampang kelelahan
Karena produksi glukosa terhambat sehingga sel-sel makanan dari glukosa yang harusnya didistribusikan ke semua sel tubuh untuk membuat energi jadi tidak berjalan. Karena sel energi tidak mendapat asupan sehingga orang akan merasa cepat lelah.

5. Sering kesemutan di kaki dan tangan
Gejala ini disebut neuropati. Terjadi secara bertahap dari waktu ke waktu karena glukosa dalam darah tinggi akan merusak sistem saraf. Pada penderita diabetes tipe 2 kejadiannya secara bertahap, dan orang-orang sering tidak menyadari bahwa itu salah satu pertanda. Kondisi gula darah tinggi kemungkinan telah terjadi beberapa tahun sebelum diagnosa. Kerusakan saraf dapat menyebar tanpa pengetahuan kita.

6. Penglihatan kabur, kulit kering atau gatal, sering infeksi atau luka dan memar, yang membutuhkan penyembuhan dalam waktu lama merupakan tanda-tanda lain dari diabetes.

Jika melihat ada tanda-tanda itu maka Anda punya alasan untuk khawatir soal diabetes.

Lalu komplikasi penyakit apa yang timbul dari diabetes?
Berikut adalah komplikasi penyakit dari diabetes:

1. Penyakit saraf
Penyakit saraf adalah komplikasi jangka panjang dari diabetes. Diperkirakan bahwa 60-70 persen penderita diabetes mengalaminya.

Penyakit saraf ini menyerang hampir semua sistem saraf di tubuh mulai dari yang ringan kram, nyeri kepala, sakit perut, punggung nyeri, tidak berkeringat. Hingga yang berat mengganggu sistem saraf pembulah darah seperti jantung hingga saraf di kelamin yang bisa menyebabkan impotensi serta gangren dengan risiko amputasi.

2. Penyakit mata (Retinopathy)
Karena penyempitan, pengerasan atau pemutusan pembuluh darah dan kapiler retina menyebabkan komplikasi serius yang dikenal sebagai retinopathy dan dapat menyebabkan kehilangan penglihatan. Dua komplikasi yang parah adalah katarak dan glaukoma.

3. Penyakit kardivaskular (jantung)
Akibat memiliki tekanan darah yang tinggi dan melemahnya fungsi-fungsi otot jantung.

4. Penyakit ginjal
Karena memiliki tekanan darah tinggi membuat fungsi ginjal terganggu.

5. Hipoglikemia
Terjadi karena penderita diabetes harus mendapat suntikan insulin dalam tubuh. Jika kemudian insulin lebih banyak dibandingkan dengan jumlah gula darah akan membuat gula darah turun di bawah level normal, inilah yang dinamakan hipoglikemia. Hipoglikemia bisa membuat seseorang pusing, bingung dan kehilangan kesadaran atau pingsan.

6. Gangguan pencernaan
Seperti gangguan lambung, divertikulitis, gejala sindrom iritasi usus besar, sakit perut, sembelit, diare dan batu empedu.

7. Komplikasi di mulut
Seperti sering mengalami gigi copot terutama pada penderita diabetes tipe 1.

8. Mudah infeksi
Risiko terkena infeksi cukup tinggi seperti infeksi luka, influenza, infeksi pernafasan hingga TBC tulang.

9. Komplikasi kehamilan
Tingkat kematian bayi lebih tinggi pada ibu yang menderita diabetes.

10. Ketoasidosis (darah menjadi asam)
Gejala awal dari ketoasidosis diabetikum adalah rasa haus dan sering kencing, mual, muntah, lelah dan nyeri perut (terutama pada anak-anak). Pernafasan menjadi dalam dan cepat karena tubuh berusaha untuk memperbaiki keasaman darah. Bau nafas penderita tercium seperti bau aseton.

Cara mudah mendeteksi diabetes:
1. Lihatlah apakah air seni yang didiamkan sebentar dikerubuti semut atau tidak. Jika dikerebuti semut adalah pertanda kandungan gula di darah tinggi yang dibuang melalui urine.

2. Gunakan kertas uristix yang banyak dijual perusahaan farmasi. Masukkan kertas uristix ke air seni jika kertas berubah warna maka itu pertanda ada gejala diabetes.

3. Diagnosis laboratorium untuk mengetes glukosa darah. Pengujian kadar glukosa darah dengan puasa jika hasilnya lebih besar atau sama dengan 126 mg/dl menunjukkan adanya diabetes.

 

 

sumber : detikhealth.com

12 Cara Menyenangkan untuk Mencegah Pilek

Banyak obat-obatan yang ampuh untuk mengatasi pilek. Tapi akan lebih baik menjaga virus flu agar tidak menyerang tubuh daripada mengobatinya. Ada banyak cara yang menyenangkan untuk mencegah terkena pilek.

Orang kadang menyamakan pilek dengan flu (influenza). Meskipun gejalanya hampir sama, tapi pilek lebih ringan dibanding flu yang disebabkan virus influenza. Sedangkan gejala flu biasanya lebih berat dan parah mulai dari demam, menggigil, sakit kepala, nyeri tubuh, batuk kering dan lemas yang amat sangat.

Cara-cara menyenangkan itu bisa membuat orang terhindar dari flu seperti dilansir Men’shealth, Kamis (20/10/2011):

Makan Jamur
Jamur kancing putih mengandung protein antivirus kuat yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, menurut penelitian di Human Nutrition Research Center on Aging di Tufts University. Irisan jamur dalam salad hijau nampaknya enak, tapi lebih nikmat jika disajikan bersama pizza.

Bernyanyi dalam shower
Menjaga hidung tetap lembab di udara musim dingin yang kering dapat mencegah virus berbahaya berkembang biak di hidung. Mandilah di kamar mandi penuh uap. Uap adalah pencegah pilek yang alami, dan mandi air panas akan mengencerkan lendir di saluran hidung.

Tambahkan beberapa tetes minyak kayu putih ke kamar mandi agar lebih mujarab. Minyak kayu putih memiliki sifat antimikroba ketika dihirup. Mulailah bernyanyi di tengah guyuran air shower. Penelitian menunjukkan bahwa bernyanyi dapat mendorong pernapasan sehingga mengantarkan uap penyembuh ke dalam hidung.

Minum Alkohol
Hindari keramaian, tapi jangan takut meminum beberapa teguk bir, sebab konsumsi alkohol dalam taraf sedang dapat membantu mencegah pilek. Dalam satu penelitian, tidak merokok dan minum alkohol hingga empat gelas sehari akan mengurangi kemungkinan terserang pilek dibandingkan tidak mengkonsumsi alkohol. Alasannya adalah alkohol dapat membatasi replikasi virus flu atau memiliki efek anti radang yang dapat menekan produksi lendir.

Menari sendirian
Tai chi atau tarian lambat yang dilakukan sendiri bisa membangkitkan pertahanan tubuh melawan penyakit hingga 47 persen dan bahkan tiga kali lipat dibandingkan vaksin flu. Rahasia efek metode semacam tai chi ini terletak pada gerakan lambat dan kendali pernapasan.

Tai chi memiliki kekuatan untuk melawan kuman, meringankan stres, dan membantu tidur lebih nyenyak. Semua ini memberikan kontribusi pada sistem kekebalan tubuh yang sehat.

Pergi dengan teman
Persahabatan adalah pembunuh virus pilek. Dalam sebuah studi di University of Pittsburgh mengenai virus flu yang hidup di hidung manusia, peneliti menemukan bahwa orang yang memiliki persahabatan dan hubungan keluarga yang kuat paling kecil kemungkinannya terserang pilek.

Seks Dua kali Seminggu
Sebuah penelitian yang sering dikutip dari Wilkes University di Pennsylvania menemukan bahwa orang yang berhubungan seks sekali atau dua kali seminggu memiliki sistem kekebalan yang lebih kuat daripada orang yang lebih jarang berhubungan seks.

Peneliti menganalisis air liur 111 orang relawan. Relawan yang melaporkan berhubungan seks hingga dua kali seminggu memiliki antigen imunoglobulin A (IgA) sebanyak 30 persen lebih dalam air liurnya. IgA merupakan antibodi yang berfungsi sebagai garis pertahanan pertama dalam tubuh melawan pilek dan flu.

Mengatakan “Ohm”
Kata Sansekerta “ohm” yang diucapkan pada awal dan akhir latihan yoga dapat meringankan dan mencegah gejala flu, hidung tersumbat khususnya. Getaran-getaran yang disebabkan oleh senandung mantra “OHhmmmmm” mengendurkan dahak dan membuka saluran pernapasan yang memungkinkan sinus mengering.

Pergi keluar rumah
Alasan mengapa orang paling sering menderita pilek di musim dingin adalah karena menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan, di tempat tertutup, dan melakukan kontak dengan orang yang menularkan. Pergi keluar ruangan sebenarnya dapat mengurangi risiko terinfeksi.

Olahraga dan Bergaul
“Olahraga teratur dapat memperkuat daya tahan tubuh terhadap pilek karena gerakan tubuh akan merangsang sel kekebalan tertentu,” kata David Nieman, DHSc, profesor ilmu kesehatan dan olahraga di Appalachian State University di Boone, NC.

Dalam penelitian yang membandingkan orang dewasa yang hanya menghabiskan waktu dengan duduk dengan orang dewasa yang cukup aktif (yang melakukan latihan 45 menit berjalan cepat lima hari dalam seminggu), peneliti menemukan bahwa risiko pejalan kaki terserang pilek dua kali lebih kecil daripada mereka yang jarang berjalan kaki.

Sebuah penelitian dalam Journal of American Medical Association menunjukkan bahwa orang yang memiliki jaringan sosial beragam ternyata lebih sedikit terserang pilek daripada orang yang tertutup dan terisolasi secara sosial.

Makan Sambal dan Kacang-kacangan
Makan kacang dan cabai adalah cara lezat agar badan menjadi panas setelah berjalan-jalan pada musim dingin dan dapat membantu mencegah pilek jika dibuat dengan bahan yang tepat.

Cabe berisi bahan-bahan penguat sistem kekebalan tubuh. Semua sayuran dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, tapi tomat lah yang paling kuat. Tomat mengandung potassium dan vitamin A dan C. Tahu dan kacang mengandung isoflavon untuk meningkatkan kekebalan, dan saus panas akan melonggarkan hidung untuk menghindari hidung mampet.

Kunjungi Nenek
Sup ayam telah menjadi obat pilek sejak abad ke-12. Peneliti dari University of Nebraska Medical Center menemukan bahwa sup klasik buatan Nenek yang berisi banyak sayuran dapat meringankan inflamasi dan meringankan gejala pilek seperti hidung meler dan mampet.

Bermain Lumpur
Biarkan anak-anak bermain di tanah. Banyak ilmuwan percaya bahwa kotoran di bawah kuku telah membantu manusia dapat bertahan hidup dengan memperkenalkan bakteri dan virus kepada tubuh sehingga memacu perkembangan sistem kekebalan tubuh yang sehat.

Penelitian telah menunjukkan bahwa ketika anak-anak memasukkan jari-jari kotor ke mulutnya, bakteri-bakteri tersebut akan membantu perkembangan sistem kekebalan tubuh yang belum matang.

Dengan cara yang sama, beberapa peneliti percaya bahwa memlihara anjing dan kucing dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi alergi pada anak.

 

 

sumber : detikhealth.com

Kenali Gejala Akibat Overdosis Kafein

Konsumsi minuman berkafein seperti kopi dan teh sudah menjadi gaya hidup. Tapi sebaiknya jangan berlebihan karena bisa menyebabkan overdosis yang pada kasus tertentu dapat mengakibatkan kematian.

Sebagian besar orang mengonsumsi 300 mg kafein (setara dengan 3 cangkir kopi) sehari. Tapi kadar kafein dalam kopi dan teh berbeda-beda, serta beberapa orang ada yang sensitif terhadap kafein sehingga batas amannya kurang dari 300 mg.

Overdosis biasanya terjadi ketika seseorang menginginkan efek yang lebih dari kafein seperti harus tetap terjaga saat belajar untuk ujian. Selain itu overdosis juga bisa terjadi akibat ia sudah kecanduan kafein, sehingga semakin lama jumlah kafein yang dikonsumsi semakin besar yang dapat memicu overdosis.

Gejala dari overdosis kafein bervariasi dari orang ke orang, ada yang menyebabkan wajah memerah hingga kasus ekstrem yaitu kematian. Hal ini tergantung dari individu dan batas sensitif seseorang terhadap kafein, seperti dikutip dari About.com, Jumat (7/10/2011).

Sedangkan kematian akibat overdosis kafein terbilang sangat jarang dan sering akibat disengaja. Biasanya terjadi jika seseorang mengonsumsi sekitar 10.000 mg kafein (sekitar 100 cangkir kopi tubruk) untuk menyebabkan kematian pada orang yang memiliki berat badan 68 kg.

Gejala dari overdosis kafein ini beragam mulai dari gejala ringan, sedang hingga berat yaitu:

Gejala ringan

  1. Gemetar dan berkedut, seperti tangan yang tidak bisa berhenti gemetar atau kedutan pada kelopak mata yang tidak terkendali
  2. Merasa seperti orang mabuk dan mengalami kesulitan untuk berdiri kokoh serta seimbang
  3. Sering bolak balik ke kamar mandi untuk buang air kecil
  4. Terus menerus merasa haus

Gejala sedang

  1. Jantung berdebar lebih cepat dan kencang
  2. Merasa sesak napas
  3. Terkadang disertai dengan demam kafein yang mana suhu tubuh meningkat dan agak mengigau
  4. Jika memiliki ketakutan tertentu akan membuat kondisinya menjadi lebih buruk.

Gejala parah

  1. Merasa linglung, bingung dan berhalusinasi sehingga seakan-akan melihat hal-hal yang sebenarnya tidak ada
  2. Mengalami kejang-kejang seperti orang epilepsi
  3. Mengalami kehilangan kesadaran yang biasanya harus dibawa ke ruang gawat darurat.

 

 

sumber : detikhealth.com